Posted on

New Delhi, CNBC Indonesia semrawut Pemerintah  India secara resmi memperpanjang lockdown hingga akhir Mei 2020. Kendati demikian, sejumlah sektor hendak diizinkan beroperasi demi meredam efek negatif terhadap perekonomian di negara tersebut.

Seperti dilansir kantor berita AFP, lockdown semenjak akhir Maret telah memengaruhi kehidupan 1, 3 miliar orang dalam India. Jutaan pekerja kehilangan order mereka.

“Lockdown untuk menahan penyebaran Covid-19 mau berlanjut hingga 31 Mei, ” tulis Kementerian Dalam Negeri India dalam rilisnya, Minggu (17/5/2020).


Menurut Kemendagri India, madrasah, tempat ibadah, pusat perbelanjaan, hidup dan pusat kebugaran harus langgeng ditutup. Pun larangan pertemuan di skala besar untuk acara keagamaan dan olahraga. Layanan kereta metro hingga perjalanan udara domestik & internasional masih akan ditangguhkan.

Otoritas Manajemen Kesedihan Nasional menyatakan pembatasan akan diperbarui “seperlunya mengingat perlunya membuka kegiatan ekonomi”

Pengumuman perpanjangan lockdown hadir tidak lama setelah India mencatatkan lompatan kasus pengesahan positif harian terbesar, yaitu 4. 987 kasus dalam 24 jam terakhir. Dengan demikian, total kasus menjadi 90. 927 dengan 2. 872 kematian.

[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)