Posted on
Jakarta, CNBC Indonesia – Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta  Anas Ma’ruf mengatakan, salah satu syarat pembelian tiket adalah memiliki dokumen perjalanan dan memiliki surat keterangan bugar yang diterbitkan oleh lembaga kesehatan tubuh. Selain itu syarat lainnya, yaitu harus memiliki hasil rapid test virus corona baru penyebab Covid-19.

“Kalau nggak punya rapid test , telah tidak bisa beli tiket. Sebab regulator beli tiket tak melalui online , kudu datang ke kantor yang ditunjuk, ” katanya saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (21/5/2020).

Adapun buat hasil rapid test ini, masa berlakunya 7-10 hari sesuai dengan keyakinan yang berlaku.

Sebagai informasi , rapid test adalah pola skrining awal untuk mendeteksi antibodi melawan virus corona, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus corona, sebagaimana didefinisikan beberapa situs kesehatan.



Prosedur pemeriksaan rapid test dimulai dengan mengambil sampel pembawaan dari ujung jari yang kemudian diteteskan ke alat rapid test . Setelah tersebut, cairan untuk menandai antibodi akan diteteskan di tempat yang sesuai dan hasilnya akan berupa garis yang muncul 10-15 menit setelahnya.

Lebih lanjut dia mengajukan, bagi yang ingin bepergian menggunakan pesawat, untuk tiba di bandara tiga jam sebelum penerbangan. Hal itu karena akan ada sebanyak titik pengecekan setibanya di Bandara.

“Cek poin pertama ramal lama cek dokumen lengkap. Cek kesehatan, sekilas kita lihat apakah valid atau tidak. Disarankan tiga jam sebelum terbang, walaupun pribumi, ” pungkasnya.

Tak cuma pesawat terbang, pembatasan juga dilakukan di moda transportasi kereta obor.   Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI, Didiek Hartantyo mengatakan sebati dengan Surat Edaran Gugus Suruhan Nomor 4 Tahun 2020 & Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020, PT KAI mengoperasikan Kereta Api Luar Biasa.

“Ada tiga kepentingan yang boleh menggunakan. Biro yang diutus oleh instansi, bisnis yaitu pengusaha swasta yang ada surat tugas dan surat bahan sehat serta petugas kesehatan, ” ujarnya dalam kesempatan yang setara.

(tas/tas)