Posted on

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Amerika Serikat (AS) melesat pada pembukaan perniagaan Selasa (26/5/2020), menyambut cerahnya peluang pembukaan kembali perekonomian di sedang kemajuan uji-coba vaksin anti-corona.

Indeks Dow Jones Industrial Average melesat 502 poin (+2%) pada pembukaan pukul 08: 30 waktu setempat (21: 30 WIB), dan selang 10 menit kemudian berlanjut menjadi 537, 22 poin (+2, 2%) ke 25. 002, 38. Indeks Nasdaq naik 142, 34 poin (+1. 53%) ke 9. 466. 92 dan S& P 500 tumbuh 54, 85 poin (+1, 86%) ke 3. 010, 3.

Perusahaan bioteknologi Amerika Serikat (AS) Novavax di dalam Senin kemarin mengumumkan studi baru terkait eksperimen pengembangan virus corona yang hasilnya mengenai tingkat kesejahteraan dan respon kekebalan bisa didapatkan pada Juli.

Kabar ini menutup berita Moderna yang pada pekan lalu menunjukkan perkembangan positif terhadap 45 partisipannya. Menurut Fundstrat, tersedia 10 vaksin yang tengah dievaluasi dan 114 lain di periode evaluasi pra-klinis.

“Bulan depan kita akan melihat hasil uji tekanan perbankan; harga minyak yang membal atau mengarah pada kondisi keberlanjutan; serta apakah kita sudah keluar sebab musim Covid ataukah masuk ke gelombang kedua, ” tutur Christopher Harvey, Kepala Perencana Saham Wells Fargo dalam laporan risetnya, sebagaimana dikutip CNBC International .

Angka kematian akibat virus corona (strain terbaru) di GANDAR menurut data Worldometers telah menembus angka 99. 000 orang, sedangkan satu, 7 juta orang lainnya masih dirawat.

“Sampai dengan laporan ini ditulis, virus terlihat bisa dikendalikan… lockdown  [karantina wilayah] telah dilonggarkan dan kita belum melihat kenaikan kasus, ” tutur Bruce Bittles, Kepala Perencana Investasi Baird, dalam laporan risetnya.

Investor juga terus memantau ketegangan antara AS dan China, yang menunjukkan gejala peningkatan sepanjang akhir pekan lalu.   Penasihat Gedung Putih urusan Keamanan Nasional Robert O’Brien mengatakan AS bakal memberi China sanksi jika betul-betul menerapkan undang-undang terbaru keamanan nasional di Hong Kong.

TIM RISET CNBC NUSANTARA



(ags/ags)