Posted on

Jakarta, CNBC Indonesia awut-awutan Dua merek tumbuh produsen mobil dunia Tesla serta Toyota punya  karakternya masing-masing & beda generasi. Apakah keduanya cocok disandingkan untuk melihat siapa yang lebih unggul.

Mengambil Business Insider, Minggu (5/7/2020) pada 2019 Toyota berhasil menjual 11 juta unit kendaraan. Sementara Tesla cuma menjual kurang dari 300 seperseribu unit kendaraan.

Para investor memperkirakan Tesla akan me harga US$ 1, 208 mulai saham (ini merupakan harga penutupan perdagangan Kamis, 2 Juli 2020). Di masa depan, dengan pertumbuhan yang signifikan dan lebih penuh lagi, menawarkan margin keuntungan dengan menjanjikan.


Sementara itu, melihat Toyota, ialah perusahaan besar dan telah berumur cukup tua. Namun, masa kejayaannya bisa saja berakhir. Namun, apakah Tesla benar-benar bernilai lebih daripada Toyota?  

  Waktu

Toyota terus tumbuh dalam jangka waktu yang lama. Toyota menjelma perusahaan dengan nilai yang luar biasa selama beberapa dekade. Selanjutnya melihat Tesla, meski belum berusia pas lama, namun Tesla telah dianggap sebagai perusahaan yang serupa buat waktu yang jauh lebih kompak.

Eksekusi

Margin laba Toyota tercatat kurang dari 10% serta mengingat keadaan pasar mobil ijmal, Toyota tidak bisa berharap untuk pertumbuhan luar biasa. Investor tahu Toyota berdasarkan kemampuannya menghadapi rekan setiap tahunnya.

Pertumbuhan

Jumlah Tesla menjadi pertaruhan besar kalau perusahaan energi sekaligus transportasi yang berkelanjutan bisa sangat menguntungkan pada masa depan. Investor Toyota juga mengharapkan keuntungan di masa depan, tetapi dalam konteks bisnis yang stabil dan dapat diprediksi.

Volatilitas

Seperti halnya perusahaan publik, harga saham Toyota bergerak naik dan turun selama beberapa dekade. Tetapi sejak pemulihan dari krisis keuangan dimulai, produsen mobil telah stabil sehingga menjadi semacam wadah yang aman.

Kemudian, Tesla dinilai sama sekali tidak stabil. Setahun yang lalu, Tesla diperdagangkan di sekitar US$ 400 yang kemudian melonjak menjadi US$ 1. 200. Padahal Tesla serupa sekali tak melakukan hal dengan signifikan, kecuali menjual lebih banyak mobil.

Kepemilikan Investor Institusi

CEO Tesla, Elon Musk memiliki lebih dari 20% saham Tesla dan tidak pernah menjualnya. Beberapa besar dari sisa perusahaan dimiliki oleh investor institusional besar, menghasilkan investor ritel harus berebut total terbatas dari yang tersisa.

Saham “Digoreng” Sungguh-sungguh Tinggi

Tesla telah menjadi salah satu dari saham-saham yang sudah naik hampir 200% setiap tahun, sehingga harganya sudah melebihi fundamentalnya. Bahkan jika Tesla mencatatkan keuntungan sepanjang 2020, itu sama halnya dengan menjual sebanyak 400. 000 kendaraan.

Pendapatan

Tesla telah melakukan pekerjaan yang baik untuk meningkatkan pendapatan semasa beberapa tahun terakhir, karena telah meningkatkan produksi dan penjualan. Namun Toyota telah menghasilkan lebih lantaran US$ 200 miliar per tarikh selama 20 tahun.

Segmentasi

Tesla perlu tumbuh menjadi segmen pasar yang sudah dimiliki Toyota dan telah ada selama kurang dekade. Tesla juga perlu menukar kendaraan bertenaga gas dari bagian tersebut. Ini akan menjadi benar mahal untuk dilakukan.

Inovasi

Tesla adalah inovator teknis, namun Toyota adalah inovator proses. Sistem Produksi Toyota merevolusi manufaktur pada 1980-an. Jenis inovasi Tesla mengarah dinilai terlalu tinggi dalam masa pendek dan undervalued dalam jangka panjang.

Biji Intrinsik Perusahaan

Toyota bernilai lebih dari US$ 300 miliar, sementara Tesla berfaedah kurang dari US$ 200 miliar.

Utang

Toyota mencatat total utang US$ 90 miliar, namun Tesla memiliki $ 13 miliar. Untuk Tesla, itu tidak buruk, dan rasio kas terhadap utang serupa (Toyota memiliki US$ 54 miliar, sementara Tesla memiliki US$ 8, 5 miliar). Tetapi Toyota dirancang untuk manajemen jangka panjang, sementara Tesla merupakan perusahaan dengan baru tumbuh.

The Great Man, Alias Karakter di balik Kongsi

Tesla identik dengan CEO Elon Musk dan visinya mengenai perusahaan energi berkelanjutan. Misalnya dia mundur dari perusahaan, harga bagian akan runtuh. Akio Toyoda merupakan Presiden Toyota sekaligus cucu pembuat Toyota. Tetapi jika dia menetapkan untuk pensiun maka hanya bakal berpengaruh  sedikit sekali ke perusahaan.

Biaya Eksternal

Tesla sedangkan membangun ekosistem mobil listrik & telah menginvestasikan miliaran dalam infrastruktur pengisian cepat global. Nilai Toyota dibangun di atas sistem pengisian bahan bakar gas yang tidak membutuhkan biaya apa pun.

Perusahaan Sejenis

Tesla telah melewati nilai setiap pembuat mobil AS lainnya seperti Ford, General Motors, dan FCA. Tetapi pabrikan mobil tersebut, seperti Toyota, sudah berjalan bertahun-tahun.

Kesimpulan

Intinya ialah bahwa Toyota telah sangat bernilai, secara finansial dan sebagai kongsi selama beberapa dekade. Sementara Tesla telah mencapai nilai tersebut invalid dari setahun.

Saksikan video terpaut di bawah ini:

(hoi/hoi)