Posted on

Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten konstruksi PT Waskita Karya Tbk (WSKT) menyatakan era ini manajemen mendukung penuh cara hukum yang sedang berjalan perihal kasus proyek fiktif Waskita Susunan periode 2009-2015.

Saat ini proses hukum mengenai peristiwa proyek infrastruktur fiktif itu sedangkan berjalan di Komisi Pemberantasan Korupi (KPK) dan sedang dalam tingkatan penyidikan.

“Manajemen perseroan berkomitmen mengikuti proses hukum yang berlaku dan karenanya akan berfungsi sama dengan seluruh pihak terpaut, ” kata Direktur Keuangan Waskita Karya, Taufik Hendra Kusuma, dalam penjelasan di laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Senin (21/9/2020).


Waskita menegaskan, sampai dengan saat itu, tidak ada dampak dari perihal tersebut yang mempengaruhi operasional maupun bisnis perseroan.

Sebagai informasi, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka di peristiwa proyek fiktif Waskita.

Kelima tersangka tersebut yakni, Kepala Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya yang juga eks Dirut PT Jasa Marga Tbk (JSMR) Desi Arryani, mantan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya yang kini menjabat jadi Direktur Utama PT Waskita Semen Precast Tbk (WSBP), Jarot Subana.

Selanjutnya, mantan Kepala Proyek dan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya Fakih Usman, mantan Besar Divisi II PT Waskita Karya Fathor Rachman, Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya Yuly Ariandi Siregar.

[Gambas:Video CNBC]
(hps/hps)