Posted on

Jakarta, CNBC Indonesia – Ketua BPD Perhimpunan Resorts dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta Krishnadi Kartawidjaja menyambut teliti pemberlakuan  PSBB transisi yang maka akan dimulai pada 12 Oktober sampai 25 Oktober 2020. 


“Bagus. Kita semua menyambut ini dengan gembira. Berarti jamaah diperbolehkan makan di resto, cafeteria, mall, atau resto yang dalam hotel, ” katanya kepada CNBC Indonesia di Jakarta, Minggu (11/10/2020).

Pihaknya juga mengesahkan, baru saja mengeluarkan edaran, yang intinya meminta semua pihak agar bertanggung jawab atas peraturan dimana baru saja berlaku ini. Berikutnya terkait dengan sanksi berupa denda, hal itu dianggap wajar. 


“Ya memang seandainya sanksi mesti ada angka maupun ditutup, lalu desinfektan. Denda rupiah juga. Semua dijalankan dengan serius, ” tegasnya. 




Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur Nomor 1. 020/2020 tentang pemberlakuan PSBB pada masa transisi menuju masyarakat sehat, aman dan produktif kembali selama 14 hari ke depan. 


Dalam aturan itu, Anies mengatakan, bilamana tidak terjadi peningkatan kasus anyar secara signifikan selama perpanjangan pemberlakuan PSBB pada masa transisi, yg disadarkan hasil pemantauan dan evaluasi Satgas Covid-19, maka akan kembali diperpanjang.

Untuk restoran, rumah makan atau kafe, kapasitas hanya diperbolehkan maksimal 50 persen. Jaga jarak meja harus sekitar 1, 5 meter. Sementara jam operasional untuk dine-in (makan ditempat) dari jam 06. 00-21. 00 WIB.

[Gambas:Video CNBC]
(miq/miq)