Posted on

Jakarta, CNBC Indonesia – Facebook  segera menetapkan biaya kepada pengguna  layanan obrolan WhatsApp Business. Artinya, tak lama lagi  WhatsApp tak sepenuhnya gratis lagi.

Facebook mengungkap ada biaya kepada pengguna WhatsApp Business untuk mengirim pesan tertentu kepada pelanggan bagaikan tiket pesawat atau tanda terima produk. Biaya bervariasi tergantung negeri dan jumlah pesan yang dikirim, mengutip CNBC International.

Sayangnya, Facebook tidak memberikan uraian tentang layanan tambahan apa yang rencananya akan dikenakan, atau berapa biayanya. Namun rencana ini hendak mengubah cara penagih bisnis.


Tidak dijelaskan pula apakah layanan berbayar ini dikenakan di dalam WhatsApp Business App atau WhatsApp Business API. Selama ini WhatsApp mendapatkan pemasukan melalui WhatsApp Business API dengan menarik biaya US$0, 5 hingga US$0, 9 bohlam pengiriman pesan.

Apapun untuk WhatsApp Business diluncurkan dalam 2018 dan diperuntukkan bagi jalan kecil dan menengah agar bisa mengobrol dengan pelanggan, memberikan dukungan, dan menjual produk secara tepat.

Semenjak awal peluncurannya, WhatsApp memang sudah mengindikasikan layanan ini tidak mau gratis selamanya. Beberapa layanan bakal dikenakan biaya. Saat itu WhatsApp Business memiliki lebih dari 50 juta pengguna WhatsApp Business.

Facebook selama ini terus memutar otak untuk mendapatkan penghasilan sebab WhatsApp setelah mengakuisisi aplikasi ini pada 2014 senilai US$16 miliar. Salah satunya dengan menyisipkan iklan di Stories WhatsApp namun jadwal ini dibatalkan.

Kabar baiknya, Facebook berjanji akan menggunakan sebagian pendapatan dari WhatsApp Business untuk terus menawarkan layanan percuma kepada lebih dari dua miliar pengguna WhatsApp di seluruh negeri.

[Gambas:Video CNBC]
(dob/dob)