Posted on

Jakarta, CNBC Indonesia – Kontrak berjangka ( futures ) indeks bursa Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (24/11/2020) terangkat, setelah pemerintahan Presiden AS Donald Trump memberikn lampu hijau buat transisi ke pemerintahan Joe Biden.

Janji futures indeks Dow Jones Industrial Average naik 319 poin atau 1, 1%, mengindikasikan bahwa indeks pola berisi 30 saham unggulan itu bakal menguat 330 poin. Janji serupa indeks S& P 500 dan Nasdaq menguat masing-masing sebesar 0, 8% dan 0, 4%.

Kenaikan pasar futures indeks saham AS itu terjadi setelah Kepala Institusi Layanan Umum Emily Murphy berceloteh kepada presiden terpilih Joe Biden bahwa pemerintahan Trump menyediakan sumber daya yang diperlukan untuk keperluan transisi di Gedung Putih.


Murphy membuktikan keputusan untuk menindaklanjuti kemenangan Biden berminggu-minggu setelah pemilihan presiden (pilpres) pada 3 November. Presiden AS Donald Trump dalam cuitannya mengiakan bahwa dia menyetujui langkah itu meski masih “berjuang habis-habisan”.

Keputusan Biden yang menunjuk mantan Ketua The Fed Janet Yellen untuk menjadi Menteri Keuangan juga mendorong sentimen positif di kalangan investor. Jika Senat menyetujui, Yellen akan menjelma perempuan pertama yang menduduki bagian tersebut di AS.

“Menurut saya itu adalah sinyal kuat bahwa Biden akan fokus membangun kembali ekonomi ketimbang mendorong regulasi yang garang… Yellen akan menjadi suara efektif atas tambahan dukungan fiskal, ” tutur analis Ed Mills, Raymond James, seperti dikutip CNBC International .

Pada Senin, indeks Dow Jones naik bertambah dari 300 poin sedangkan indeks S& P 500 menguat 0, 6% dan Nasdaq hanya merayap 0, 2%. Indeks saham berkapitalisasi pasar kecil Russell 2000 melompat 1, 9%.

Investor menyambut kabar bahagia dari AstraZeneca yang menyatakan bahwa rerata efikasi vaksinnya mencapai 70%. Kabar tersebut menimpali hasil pasti pengembangan vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna.

Petunjuk Covid-19 juga masih diperhatikan. Petunjuk CNBC Analysis menyebutkan bahwa rerata harian infeksi baru Covid-19 d AS pada Kamis mencetak rekor rerata harian tertinggi baru menjelma 170. 855 dalam sepekan terakhir.

TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]
(ags/ags)