Posted on

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa bagian Amerika Serikat (AS) dibuka terangkat pada perdagangan Rabu (23/12/2020), didorong spekulasi bahwa akan ada stimulus yang lebih besar akhir tahun ini berkat ulah Presiden GANDAR Donald Trump.

Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 143, 6 poin (+0, 48%) pada pukul 08: 30 waktu setempat (21: 30 WIB) dan 15 menit lalu menjadi 163, 6 poin (+0, 55%) ke 30. 179, 15. S& P 500 naik 12, 08 poin (+0, 3%) ke 3. 699, 34. Namun, Nasdaq minus 43, 8 poin (-0, 34%) ke 12. 764, 09.

Sebelumnya pada Selasa, Trump menilai paket stimulus itu sebagai “aib” & mendesak perubahan angka, termasuk besaran bantuan langsung tunai (BLT) untuk warga AS dari US$ 600 per orang menjadi US$ 2. 000 per orang.


Trump tidak mengancam memveto kesepakatan Kongres tersebut, namun meminta “rumusan undang-undang yang bertambah sesuai atau pemerintahan selanjutnya sekadar yang merilis paket bantuan Covid-19. ” Jika Trump tak juga meneken, UU tersebut akan berlaku otomatis pada 3 Januari.

“Permintaan Pemimpin Trump untuk merevisi UU sandaran Covid dan menaikkan dana transfer secara signifikan ke warga AS menjadi US$ 2. 000 memajukan ketakpastian ke depan, ” kata Ed Mills, analis Raymond James, kepada CNBC International .

Pada Selasa, Dow Jones Industrial Average anjlok 200 pokok, meski ada lompatan saham Apple sebesar dua, 9%. Indeks S& P 500 tertekan 0, 2% menjadi pembetulan hari yang ketiga sementara saham yang terkait perjalanan masih tertindas akibat kekhawatiran strain baru virus corona di Inggris.

Namun, indeks Nasdaq justru menguat 0, 5% dan menyentuh rekor tertinggi pertama setelah Apple, Amazon, dan Microsoft kompak ditutup menguat. Indeks berisi saham berkapitalisasi pasar kecil Russell 2000 naik 0, 99% menyentuh rekor baru juga.

Meski pemerintah AS telah menggelontorkan stimulus buat menopang pemulihan ekonomi, jutaan masyarakat AS masih berjuang untuk mendapatkan pekerjaan di era pandemi. AS melaporkan 215. 400 kasus mutakhir Covid-19 yang memicu kematian dua. 600 orang per hari.

Pada Rabu, Pfizer dan BioNTech mengumumkan suara kedua dengan pemerintah AS untuk memasok tambahan 100 juta ukuran vaksin Covid-19, sehingga jumlah dengan dipesan pemerintah AS terdongkrak menjadi 200 juta dosis yang mau dikirimkan akhir Jul 2021.

Permintaan tunjangan pengangguran pekan lalu tercatat di angka 803. 000 karakter, atau lebih baik dari ekspektasi ekonom dalam polling Dow Jones yang berujung pada angka 880. 000 warga AS mengajukan klaim. Pekan sebelumnya, klaim pengangguran terakhir mencapai 885. 000 orang.

AWAK RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]
(ags/ags)